Karakteristik Sistem

Image

Karakteristik Sistem dalam Sistem Informasi Manajemen

Karakteristik Sistem dalam Sistem Informasi Manajemen-Sesuatu baru dapat disebut sistem, jika memunyai sifat atau karakteristik tertentu, yaitu :
1. Mempunyai elemen-elemen (elements)
2. Mempunyai batas (boundary)
3. Mempunyai lingkukunganluar (envirounments)
4. Mempunyai penghubung (interface)
5. Mempunyai masukkan (input)
6. Mempunyai keuaran (output)
7. Mempunyai pengolah (process)
8. Mempunyai sasaran (obyectives) atau tujuan (goal) Continue reading

Rahasia dan Hikmah (Qs. Al-furqan : 53)

elis
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara TV `Discovery Chanel’ pasti kenal Mr. Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli Oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton oleh seluruh dunia.

Captain Jacques Yves Costeau, saat menemukan patung-patung perunggu peninggalan kapal romawi kuno yang karam.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

Captain Jacques Yves Costeau, saat melakukan pendakian di Gunung Alpine. Saat itu terjadi kecelakaan fatal yang menyebabkan dirinya hampir mati. Continue reading

Kesuksesan Yang Hakiki

winner

Sukses !!! apasich sebenernya Sukses itu???
Apakah punya harta yang berlimpah, punya nama yang terkenal, dan punya kedudukan yang tinggi???
Apakah itu sukses yang dinamakan sukses yang hakiki itu???
yuk kita lihat ayat Al-Qur’an Surat Al-fath (48); 1 yang artinya :
“Sesungguhnya kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata”
apasich maksud dari kemenangan yang nyata itu…. Continue reading

BULAN BELAH !

Tahukah Anda bahwa bulan itu pernah terbelah?

Firman Allah SWT dalam surat Al-Qamar : 1

1.  Telah dekat datangnya saat itu bulan dan Telah terbelah [1434].(QS. Al-Qamar :1)

[1434]  yang dimaksud dengan saat di sini ialah terjadinya hari kiamat atau saat kehancuran kaum musyrikin, dan “terbelahnya bulan” ialah suatu mukjizat nabi Muhammad SAW.

Dan ternyata dalam surat diatas ada makna tersendiri tentang salah satu mukjizat dari Al-Quran. Hal ini dikatakan oleh salah satu Prof. Dr. an-Najjar, salah satu seorang warga Inggris. Ketika dia presentasi di Universitas Cardif, Inggris bagian barat saat membahas ayat ini, ada salah seorang peserta muslim yang bertanya tentang maksud ayat tersebut, “Apakah ayat tersebut ada kandungan mukjizat secara ilmiah?”,  Dan dia menjawab, “ tidak, sebab kehebatan ilmiah bisa diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat adalah sesuatu yang tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya”.

Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad SAW sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya.

Prof. Dr. Zaghul an-najjar pun mengutiip sebuah kisah Rasulullah SAW membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekkah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu?” Rasulullah SAW bertanya, “Apa yang kalian inginkan?” Mereka menjawab: “Coba belah bulan…!”. Maka Rasulullah SAW pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kekpada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad SAW agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah SAW pun mengarahkan terlunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-mera orang-orang musyrik pun berujar, “ Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!” Akan tetapi para ahli bahwa sihir, memang bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat itu. Maka mereka pun menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan pertama  dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, ”Apakah kalianmelihat sesuatu yang aneh dengan bulan?” mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!!!”. Dan mereka (orang-orang musyrik) tetap pada kekafirannya. Oleh karena itu, Allah SWT menurunkan ayat-Nya dalam surat Al-Qamar : 1-3

Dan ditambahkan pula oleh seorang warga muslim dan seorang ketua Partai Islam Inggris, Daud Musa Pitkhok berkata bahwa ia pernah meneliti agama-agama sebelum ia menjadi seorang muslim, maka salah seorang mahasiswa muslim mengahadiahinya sebuah terjemah al-Qur’an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan dia membawanya pulang. Dan ketika dia membuka-buka maka surat yang pertama dia buka adalah surat Al-Qamar. Dan dia pun membaca ayat tersebut… dan dia pun bergumam apakah ayat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbeleah kemidian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu???, lalu suatu hari dia duduk didepan Televisi Inggris, saat itu ada diskusi antara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS, yang sedang berdiskusi tentang dana yang begitu penting dan tujuan melakukan perjalanan ke antariksa. Dan salah satu tujuan selain menancapkan bendera AS di bulan adalah mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka dia pun mendapatkan fakta tentang bulan itu.

FAKTA APAKAH ITU???

Faktanya yaitu ternya bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali…!!!

Dalam diskusi tersebut para pakar ruang antariksa tersebut mengatakan bahwa mereka mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah, terpotong di permukaan bulam sampai di dalam (perut) bulan. Dan hal ini tidak mungkin terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali.

Dan kemudian sang Ketua Partai Islam Inggris pun langsung masuk Islam…

Subhanallah begitu besar dan nyata sekali mukjizat Rasulullah SAW.

Makna Kebahagiaan Bagi Ku

Kebahagian…

Kebahagiaan adalah sebuah noun yang terbentuk dari adjective

Kebahagiaan adalah suatu kata yang berimbuhan ke-an

Kebahagiaan asal katanya dari kata bahagia…

Kebahagiaan….

adalah salah satu kunci sukses kita untuk mencapai kesuksesan yang hakiki

adalah salah satu rasa emosi yang ditunjukan oleh prilaku kita

adalah salah satu situasi yang membuat orang yang berada dalam situasi tersebut nyaman

Tapi,

Kebahagiaan yang sebenarnya itu adalah ketika kita melihat dan membuat orang tua, saudara-saudara, guru-guru, dan teman-teman serta orang orang yang ada disekeliling kita itu tersenyum bahagia atas apa yang kita lakukan terhadap mereka…..

Keep Smile…..

Cerita Pengemis Dan Isteri Cantik

Pada suatu hari, ketika sepasang suami isteri duduk makan. Diruang tamu, datang seorang pengemis berpakaian lusuh meminta belas kasihan mereka. ”Tolonglah Encik ,saya lapar ,sejak semalam tidak menjamah sesuap nasi.”Dengan muka bengis,si suami sambil menjeling isteri yang cantik terus menghalau dan menengking si pengemis itu . Dalam hatinya berkata ”Aku membina perniagaan hingga berjaya bukan untuk orang lain,tapi untuk diri dan keluargaku.” Si isteri tidak dapat berbuat apa-apa dengan sikap suaminya walaupun dalam hatinya ada niat untuk bersedekah.

Beberapa tahun kemudian, perniagaan si suami jatuh muflis dan dia menjadi miskin. Dia terus menceraikan isterinya kerana tidak mahu isterinya turut menderita sepertinya. Setahun kemudian, isterinya yang masih cantik itu berkahwin pula dengan lelaki lain. Pada suatu hari, sedang si isteri dan suami barunya mengadap makanan, tiba-tiba seorang pengemis mengetuk pintu sambil meminta belas kasihan. Mendengar rayuan pengemis itu, si suami menyuruh isterinya menghidangkan sepinggan nasi berlaukkan seperti yang mereka makan. Setelah memberi sepinggan nasi kepada pengemis, si isteri menangkup muka sambil menangis.

Si isteri mengadu, si pengemis itu sebenarnya adalah bekas suaminya yang dulu pernah menengking seorang pengemis . Suami yang baru itu menjawab dengan tenang : ”Demi ALLAH ,akulah pengemis yang dihalau dan ditengking itu .

RASULULLAH S.A.W Bersabda: ”Sedekah itu dapat menutup 70ribu kejahatan”.

Anas Malik pula meriwayatkan bahawa NABI MUHAMMAD S.A.W ada bersabda yang bermaksud ; ”Barang siapa mempunyai harta, maka bersedekahlah dia dengan kekayaanmu. Barang siapa yang mempunyai ilmu, maka sedekahlah dengan ilmunya dan barang siapa yang mempunyai tenaga bersedekahlah dengan tenaganya”.

p/s: CERITA INI MEMBERI PENGAJARAN BAHAWA HIDUP KITA SEPERTI PUTARAN RODA DAN TIDAK SELALUNYA DI ATAS .ADA MASA DAN KETIKANYA KITA AKAN TURUN DAN KE BAWAH DAN NAIK SEMULA ATAU SEBALIKNYA .

Sumber : http://www.iluvislam.com

99 Langkah Menuju Kesempurnaan Iman


01. Bersyukur apabila mendapat nikmat;
02. Sabar apabila mendapat kesulitan;
03. Tawakal apabila mempunyai rencana/program;
04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan;
05. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan;
06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan;
07. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan;
08. Jangan usil dengan kekayaan orang;
09. Jangan hasad dan iri atas kesuksessan orang;
10. Jangan sombong kalau memperoleh kesuksessan;
11. Jangan tamak kepada harta;
12. Jangan terlalu ambitious akan sesuatu kedudukan;
13. Jangan hancur karena kezaliman;
14. Jangan goyah karena fitnah;
15. Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri;
16. Jangan campuri harta dengan harta yang haram;
17. Jangan sakiti ayah dan ibu;
18. Jangan usir orang yang meminta-minta;
19. Jangan sakiti anak yatim;
20. Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar;
21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil;
22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid);
23. Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusyu;
24. Lakukan shalat fardhu di awal waktu, berjamaah di masjid;
25. Biasakan shalat malam;
26. Perbanyak dzikir dan do’a kepada Allah;
27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat;
28. Sayangi dan santuni fakir miskin;
29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah;
30. Jangan marah berlebih-lebihan;
31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan;
32. Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah;
33. Berlatihlah konsentrasi pikiran;
34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi;
35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syaitan;
36. Jangan percaya ramalan manusia;
37. Jangan terlampau takut miskin;
38. Hormatilah setiap orang;
39. Jangan terlampau takut kepada manusia;
40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala;
41. Berlakulah adil dalam segala urusan;
42. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah;
44. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran;
45. Perbanyak silaturrahim;
46. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam;
47. Bicaralah secukupnya;
48. Beristeri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya;
49. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu;
50. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur;
51. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin;
52. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga;
53. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan;
54. Hormatilah kepada guru dan ulama;
55. Sering-sering bershalawat kepada nabi;
56. Cintai keluarga Nabi saw;
57. Jangan terlalu banyak hutang;
58. Jangan terlampau mudah berjanji;
59. Selalu ingat akan saat kematian dan sedar bahawa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara;
60. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti bercakap yang tidak berguna;
61. Bergaul lah dengan orang-orang soleh;
62. Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar;
63. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu;
64. Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita;
65. Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi;
66. Jangan membenci seseorang karena pahaman dan pendiriannya;
67. Jangan benci kepada orang yang membenci kita;
68. Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuatu pilihan;
69. Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan;
70. Jangan melukai hati orang lain;
71. Jangan membiasakan berkata dusta;
72. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian;
73. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab;
74. Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan;
75. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita
76. Jangan membuka aib orang lain;
77. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita,lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita;
78. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana;
79. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan;
80. Jangan sedih karena miskin dan jangan sombong karena kaya;
81. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama,bangsa dan negara;
82. Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain;
83. Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara;
84. Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa;
85. Hargai prestasi dan pemberian orang;
86. Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan;
87. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan;
88. Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuaidengan norma-norma agama dan kondisi diri kita;
89. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fizikal atau mental kita menjadi terganggu;
90. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana;
91. Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita;
92. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina;
93. Jangan cepat percaya kepada berita negatif yang berkaitan teman kita sebelum dipastikan kebenarannya;
94. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban;
95. Sambutlah huluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan;
96. Jangan memforsir diri untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuan diri;
97. Waspadalah akan setiap ujian, cubaan, godaan dan tentangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan;
98. Yakinlah bahawa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan merosakkan;
99. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang.


* Sumber: ::Tazkirah::

11 Jenis Manusia DiDoa Malaikat

PERCAYA kepada malaikat adalah antara rukun iman. Ada malaikat yang ditugaskan berdoa kepada makhluk manusia dan sudah tentu seseorang yang didoakan malaikat mendapat keistimewaan. Dalam hidup, kita sangat memerlukan bantuan rohani dalam menghadapi ujian yang kian mencabar. Bantuan dan sokongan malaikat sangat diperlukan.Ketika kita menghadapi masalah, kerumitan, keperluan dan bimbingan, bukan saja kita perlukan kekuatan doa dari lidah, tetapi juga sokongan malaikat. Antara orang yang mendapat doa malaikat ialah:

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya:

“Sesiapa yang tidur dalam keadaan suci, malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa: “Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan kerana tidur dalam keadaan suci.”
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu solat.

Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya: 

“Tidaklah salah seorang antara kalian yang duduk menunggu solat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali kalangan malaikat akan mendoakannya: ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia.'”

3. Orang yang berada di saf depan solat berjemaah.
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya:

“Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat-Nya berselawat ke atas (orang) yang berada pada saf depan.”
4. Orang yang menyambung saf pada solat berjemaah:
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya:

“Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat selalu berselawat kepada orang yang menyambung saf.”
5. Kalangan malaikat mengucapkan ‘amin’ ketika seorang imam selesai membaca Al-Fatihah.Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya:

“Jika seorang imam membaca…(ayat terakhir al-Fatihah sehingga selesai), ucapkanlah oleh kamu ‘aamiin’ kerana sesiapa yang ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, dia akan diampuni dosanya yang lalu.”
6. Orang yang duduk di tempat solatnya selepas melakukan solat.

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya:

“Kalangan malaikat akan selalu berselawat kepada satu antara kalian selama ia ada di dalam tempat solat, di mana ia melakukan solat.”
7. Orang yang melakukan solat Subuh dan Asar secara berjemaah.
Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya:

“Kalangan malaikat berkumpul pada saat solat Subuh lalu malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga Subuh) naik (ke langit) dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. “Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu solat Asar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga solat Asar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal lalu Allah bertanya kepada mereka: “Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?” Mereka menjawab: ‘Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan solat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan solat, ampunilah mereka pada hari kiamat.’

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa pengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya:

“Doa seorang Muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa pengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, malaikat itu berkata ‘aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.'”
9. Orang yang membelanjakan harta (infak).

Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya:

“Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali dua malaikat turun kepadanya, satu antara kedua-duanya berkata: ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak…'”
10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah s.a.w bersabda maksudnya:

“Sesungguhnya Allah dan kalangan malaikat-Nya berselawat kepada orang yang sedang makan sahur.”
11. Orang yang sedang melawat orang sakit.
Rasulullah s.a.w bersabda, maksudnya:

“Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70,000 malaikat untuknya yang akan berselawat kepadanya di waktu siang hingga petang dan di waktu malam hingga Subuh.”


p/s: Semoga kita tergolong dalam golongan yang didoakan oleh malaikat.Insyaallah.Sumber: Harian Metro www. iluvislam.com

Hajatan di Kampus ku…..

Ada suatu acara yang mungkin menjadi suatu yang special bagi orang yang jadi objek dalam acara tersebut. seperti acara di kampus ku yang baru dilaksanakan hari sabtu, 20 Juni 2009 kemarin.. Acaranya sungguh hikmat dan bikin semua rasa yang ada dihati itu datang… seneng, sedih, bangga dan apalah…. emang apaSich Acaranya??? Oh, iya belum tahu ya…  yadah ku kasih tau dech…. Continue reading